Panduan Biaya Kuliah Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (Poltek LPP) Tahun 2024/2025

Info Biaya Kuliah menyampaikan informasi Panduan Biaya Kuliah Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (Poltek LPP) Tahun 2024/2025, silahkan baca informasi tentang Panduan Biaya Kuliah Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (Poltek LPP) Tahun 2024/2025 berikut ini.

Bersama ini kami Biaya-kuliah.com menyampaikan informasi tentang Panduan Biaya Kuliah Politeknik Lembaga Pendidikan Perkebunan (Poltek LPP) Tahun 2024/2025, sebagai berikut:

Sejarah Politeknik LPP

Politeknik LPP dari segi historis terkait erat dengan pusat pengembangan SDM perkebunan Indonesia, yaitu Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP). Lembaga ini merupakan pengembangan dari College Gula Negara (CGN) yang didirikan pada tahun 1950, yaitu lembaga yang menyiapkan ahli gula di Indonesia. Pada tahun 1960, CGN berubah menjadi AGN (Akademi Gula Negara) dengan tetap meluluskan ahli gula. Pengembangan SDM perkebunan gula ini kemudian diperluas ke perkebunan aneka tanaman (kelapa sawit, teh, kopi, kakao dsb), sehingga AGN diubah menjadi Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) pada tahun 1970.

Karena kebutuhan SDM perkebunan semakin meningkat, maka atas kehendak perusahaan perkebunan, LPP diminta untuk membuka program Pendidikan Ahli Usaha Perkebunan (PAUP), atau program pendidikan setara DIII dengan jurusan Agronomi, Teknik Mesin, Pengolahan dan Akuntansi. PAUP berdiri pada tahun 1983. Seiring dengan perjalanan waktu PAUP berkembang menjadi Politeknik LPP yang ditetapkan dengan SK Mendikbud Nomor 66/D/O/1997 dan SK Dirjen Dikti Depdikbud Nomor 319/Dikti/Kep/1998.

Politeknik LPP ditetapkan dengan SK Mendikbud Nomor 66/D/O/1997 dan SK Dirjen Dikti Depdikbud Nomor 319/Dikti/Kep/1998. Politeknik LPP mempunyai 4 Program studi, yaitu : Program Studi Teknik Kimia, Program Studi Teknik Mesin, Program Studi Akuntansi dan Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan. Mulai tahun 2010, Politeknik LPP telah membuka Program DIV / Sarjana Terapan untuk Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan.

 Biaya Kuliah Politeknik LPP TA 2024/2025

Penetapan Uang Kuliah Tunggal  Program Diploma III dan Diploma IV

Program Studi Uang Kuliah Tunggal (Rp.)
UKT 1  UKT 2 UKT 3  UKT 4 UKT 5
D2 Perawatan Mesin Pengolah Hasil Perkebunan 2.000.000 3.500.000 5.500.000 7.500.000 9.300.000
D3 Akuntansi 4.000.000 7.000.000 7.500.000 8.000.000 9.500.000
D3 Budidaya Tanaman Perkebunan 4.000.000 7.000.000 7.500.000 8.000.000 9.500.000
D4 Teknologi Rekayasa Kimia Industri 4.500.000 7.500.000 8.000.000 8.500.000 10.000.000
D4 Teknologi Rekayasa Mesin Industri Perkebunan 4.500.000 7.500.000 8.000.000 8.500.000 10.000.000
D4 Pengeloaan Perkebunan 4.500.000 7.500.000 8.000.000 8.500.000 10.000.000

Catatan:

  1. Biaya Pendaftaran sebesar Rp. 200.000 (dua ratus ribu rupiah)
  2. Biaya Pendidikan menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan tiap Semester (6 bulan sekali)
  3. Biaya UKT sudah termasuk biaya Pendidikan (teori dan praktikum), sumbangan pengembangan akademik, seragam kuliah, seragam beladiri, almamater, program pengenalan kampus, iuran BAPOMI dan PORSENI, iuran senat mahasiswa, asuransi, kesehatan, internet, pengembangan karakter dan wisuda
  4. Pengelompokan UKT ditentukan berdasarkan penghasilan/kemampuan orangtua
  5. UKT Kelompok I (UKT 1*) diberikan khusus pendaftar diterima Jalur Beasiswa Internal Politeknik LPP
  6. Bagi putra-putri karyawan aktif BUMN Perkebunan yaitu PT Perkebunan Nusantara (PTPN) atau PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) mendapat potongan biaya UKT sebesar Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) di semester dua
  7. 50 Pendaftar Pertama yang melakukan Daftar Ulang berhak mendapatkan 1 unit laptop gratis
  8. Pendaftar yang melakukan Daftar Ulang pada Gelombang 2 berhak mendapat potongan Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah) di semester dua.

Syarat Uang Kuliah Tunggal Program Diploma II, III dan Diploma IV

Kelompok Kriteria penghasilan: Penghasilan kotor Ayah dan Ibu ditambah penghasilan tambahan Ayah dan Ibu
UKT 1

 

 

A. Program Beasiswa Unggulan
1.     Penghasilan ≤ 2.500.0002.     Memiliki Sertifikat kejuaraan baik akademik maupun non akademik minimal tingkat Kabupaten pada saat sekolah di jenjang SMA/MA/SMK

3.     Dinyatakan lolos Tes TPA dan Wawancara

B. Program Beasiswa Berprestasi dan Tidak Mampu
1.     Penghasilan ≤ 1.000.0002.     Nilai rata-rata raport semester I – V 8,0 (Skala 10)

3.     Dinyatakan lolos Tes TPA dan Wawancara

UKT 2 Penghasilan ≤ 5.000.000
UKT 3 5.000.000 < Penghasilan  ≤ 10.000.000
UKT 4 10.000.000 < Penghasilan ≤ 15.000.000
UKT 5 Penghasilan ≥ 15.000.000

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*